BUNTOK (BaritoNews) – Sebanyak 1.000 paket sembako untuk masyarakat lanjut usia (lansia) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), siap disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) setempat pada Juli 2026 mendatang.
Kepala Dinsos Kabupaten Barsel, Syahdani mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi lansia berusia 60 tahun ke atas berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Dinsos Kabupaten Barsel atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan menyalurkan bantuan sembako sebanyak 1.000 paket untuk seluruh wilayah Kabupaten Barsel,” katanya kepada Barito.News usai ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/6).
Penerima bantuan, ujarnya, akan ditentukan berdasarkan data BPS khususnya kelompok masyarakat yang masuk kategori desil satu hingga desil lima.
“Penerima bantuan akan ditetapkan berdasarkan data yang ada dan dibagikan sesuai porsi masing-masing wilayah,” ujarnya.
Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan secara proporsional melalui masing-masing kecamatan agar dapat menjangkau masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Syahdani menambahkan, selain menyalurkan bantuan sembako, pihaknya juga terus melakukan penanganan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kabupaten Barsel.
“Hingga saat ini sebanyak 21 orang telah mendapatkan penanganan dan dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan, alhamdulillah beberapa di antaranya sudah mulai pulih,” tambahnya.
Setelah mendapatkan pengobatan dan perawatan, katanya, peran keluarga sangat penting dalam mendukung proses pemulihan ODGJ agar kondisi mereka tetap stabil.
“Perhatian keluarga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, asupan gizi, dan obat-obatan sangat diperlukan agar mereka tidak mengalami kekambuhan,” katanya.
Syahdani menambahkan, Dinsos Barsel juga akan menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan tersebut berupa kasur atau tilam, selimut, dan perlengkapan lainnya yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana, khususnya korban kebakaran,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, katanya, bantuan tersebut akan diambil di Dinsos Provinsi Kalteng untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Untuk bantuan khusus korban banjir hingga saat ini belum tersedia, namun kami tetap melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.
Kepada masyarakat penerima manfaat, diharapkan bantuan sosial maupun bantuan kebencanaan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan. (mad)







