BNews, Buntok – Kepala Dinas pendidikan Barsel Manat Simanjuntak berharap dengan dimulai nya pembelajaran tatap muka disekolah.
Baik ditingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama di Kabupaten Barito Selatan diharapkan akan mampu meningkatkan pembelajaran, sehingga bisa lebih optimal lagi.
Meski aktivitas sekolah kembali normal, Manat mengingatkan seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tidak lengah terhadap kemungkinan perubahan kualitas udara.
“Kami berharap kegiatan belajar mengajar kembali berjalan optimal. Namun, kesehatan dan keselamatan peserta didik maupun seluruh warga sekolah harus tetap menjadi perhatian utama,” tegas Manat Simanjuntak, kepada wartawan, Sabtu (31/10).
Ia menambahkan, apabila kondisi udara kembali memburuk, kabut asap semakin pekat, dan ISPU memasuki kategori berbahaya, maka pelaksanaan pembelajaran dapat kembali disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Kembalinya PTM juga diikuti normalisasi aktivitas guru dan tenaga kependidikan. Jam kerja, jadwal, serta lokasi presensi kehadiran kembali diberlakukan sebagaimana ketentuan sebelum kebijakan PJJ dan BDR diterapkan.
Seiring diberlakukannya kembali pembelajaran tatap muka, Surat Edaran Bupati Barsel Nomor 100.3.4.2/204/DISDIK.I.1/VIII/2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Pembelajaran di Masa Kabut Asap resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Manat berharap, dimulainya kembali PTM menjadi momentum pemulihan dunia pendidikan di Barsel. Dengan demikian, para siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran secara langsung, berinteraksi dengan guru dan teman sebaya, serta mengejar ketertinggalan selama penerapan pembelajaran dari rumah.
“Pemulihan aktivitas pendidikan bukan sekadar mengembalikan siswa ke sekolah, tetapi juga memastikan lingkungan belajar tetap aman dan kesehatan seluruh warga sekolah terlindungi,” pungkasnya.(riz)







