BNews, Buntok – Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan M Taufik mengatakan, bahwa DPUPR Barsel akan segera tancap gas membangun daerah Kabupaten Barito Selatan.
“Saya siap menjalankan program DPUPR Barsel dan saya mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran DPUPR untuk bersama-sama kita tuntaskan program yang telah direncanakan,” tegas Taufik dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan, beberapa hari lalu.
Ia menyatakan kesiapannya untuk mengemban tugas ganda sebagai Kepala Dinas Perkimtan dan juga sebagai Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Selatan.
Sementara itu mantan Kepala DPUPR Barsel yang dilantik sebagai Sekda Barsel Ita Minarni mengatakan, serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan roda organisasi dan program pembangunan infrastruktur di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus.
Ita Minarni juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran DPUPR Barsel yang selama ini telah mendukung dirinya selama menjabat sebagai Kepala DPUPR dan menyampaikan kepercayaan penuh kepada pejabat baru untuk melanjutkan program kerja strategis yang telah berjalan.
Menurutnya, penunjukan Muhammad Taufik sebagai Plt Kepala DPUPR Barsel adalah keputusan yang tepat. Sosok yang ditunjuk bukanlah orang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.
“Plt yang ditunjuk bukan orang baru. Muhammad Taufik adalah Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) yang sudah sangat berpengalaman, paham birokrasi, dan paham betul tentang pembangunan di Barito Selatan,” ujar Ita Minarni.
Ia menegaskan, di tengah banyaknya program infrastruktur yang harus dituntaskan di akhir tahun anggaran 2026, dibutuhkan pemimpin yang mampu bekerja cepat, inovatif, dan memiliki ketulusan dalam pengabdian.
“Untuk itu diperlukan ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas agar dapat terlaksana dengan baik,” pesan Ita kepada Taufik dan seluruh jajaran DPUPR.
Ita Minarni juga meminta agar ke depan DPUPR tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi harus mampu melahirkan konsep-konsep inovatif untuk mempercepat pembangunan jalan, jembatan, drainase, dan infrastruktur dasar lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.(riz)







