BUNTOK (BaritoNews) – Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) Ahmad Akmal Husein, menyambut positif pelaksanaan Turnamen ORADO Kapolres Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti puluhan pasangan peserta tersebut, dilaksanakan di Aula Restorative Justice (RJ) Polres Barsel, Buntok, Rabu (17/6).
Menurut Ketua Pengcab ORADO Barsel, Ahmad Akmal Husein, turnamen tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di daerah setempat.
“Kami dari ORADO Kabupaten Barsel tentunya sangat bersyukur dengan diadakannya event domino dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang menggunakan sistem ORADO,” ujarnya.
Hingga saat ini, katanya, ORADO Barsel belum pernah menyelenggarakan event domino secara mandiri sehingga pelaksanaan turnamen tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan sistem pertandingan ORADO kepada masyarakat.
“Terkait dengan adanya pertandingan domino dan bisa dilaksanakan versi ORADO kami sangat bersyukur,” katanya.
Pertandingan domino versi ORADO, ujarnya, pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan pertandingan domino pada umumnya, namun memiliki nilai seni tersendiri karena dimainkan secara berpasangan.
“Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pertandingan domino biasa karena ini berpasangan dan itu yang menjadi seninya yang terbaru,” ujarnya.
Melalui turnamen tersebut, katanya, diharapkan antusiasme peserta tetap tinggi sehingga mampu melahirkan atlet-atlet domino potensial yang dapat mengharumkan nama Barsel.
“Mudah-mudahan peserta tetap antusias sehingga bisa menghasilkan atlet-atlet domino Kabupaten Barsel,” katanya.
Dalam waktu dekat, ujarnya, pemenang kategori umum maupun kategori Polri akan mewakili daerah untuk mengikuti pertandingan domino tingkat Polda.
“Khusus terkait pelaksanaan Hari Bhayangkara, pemenang kategori umum dan juga dari Polri satu tim akan dikirim untuk bertanding di tingkat Polda,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan tersebut, katanya, diharapkan kontingen Barsel mampu meraih hasil terbaik pada ajang yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya.
Domino versi ORADO, ujarnya, saat ini telah menjadi cabang olahraga yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sehingga memiliki peluang untuk dipertandingkan pada ajang olahraga resmi.
“Domino versi ORADO ini sebagaimana tagline-nya adalah domino naik kelas karena sudah masuk ke dalam cabang olahraga (cabor) di bawah induk olahraga KONI,” ujarnya.
Ke depan, tambahnya, ORADO berharap cabor domino dapat masuk dalam agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagaimana yang menjadi harapan pengurus besar ORADO di tingkat pusat.
“Kalau memang belum bisa di Porprov tahun ini ataupun yang akan datang, mudah-mudahan bisa pada pelaksanaan berikutnya sebagaimana harapan pengurus besar ORADO,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut, katanya, terlihat dari tingginya minat peserta yang ingin mengikuti pertandingan.
“Kalau dibuka seluas-luasnya tentu jumlah peserta akan lebih dari 64 tim yang ada saat ini,” katanya.
Namun demikian, ujarnya, keterbatasan waktu dan berbagai pertimbangan teknis membuat jumlah peserta dibatasi sebanyak 64 tim.
“Tapi mungkin karena keterbatasan waktu dan sebagainya akhirnya cuma bisa 64 tim ini sebagai ancang-ancang,” ujarnya.
Pelaksanaan turnamen tersebut, tambahnya, juga menjadi motivasi bagi ORADO Barsel untuk menyelenggarakan berbagai event domino pada momentum-momentum besar lainnya di masa mendatang.
“Ini juga menjadi motivasi untuk ORADO Kabupaten Barsel agar bisa menyelenggarakan kegiatan pada Hari Jadi Kabupaten, HUT RI, Hari Sumpah Pemuda maupun HUT TNI,” tambahnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres Barsel beserta jajaran, peserta turnamen dan pengurus ORADO setempat. (mad)







