Barito Selatan

Perayaan Hari Raya Nyepi dan Dharma Bakti Tahun Baru Saka 1946

BaritoNews
306
×

Perayaan Hari Raya Nyepi dan Dharma Bakti Tahun Baru Saka 1946

Sebarkan artikel ini

Buntok – Umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), memperingati Hari Raya Nyepi dan Dharma Bakti Tahun Baru Saka 1946 dengan khidmat di Gedung Jaro Pirarahan Buntok, Jumat (23/5).

Perayaan ini menjadi momentum sakral bagi umat Hindu Kaharingan untuk melakukan perenungan diri, introspeksi, dan penyucian lahir batin yang diawali dengan prosesi adat dan doa bersama.

Ketua Besar Majelis Hindu Kaharingan (MHK) Palangka Raya, Walter S. Penyang mengatakan, Hari Raya Nyepi merupakan sarana untuk memperkuat spiritualitas sekaligus menjaga harmoni dengan alam.

“Hari Raya Nyepi bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari ajaran luhur untuk merenung, membersihkan hati, dan mempererat tali persaudaraan antarumat,” katanya.

Walter mengajak umat Hindu Kaharingan untuk terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Barsel, Perlimula menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan dan antusiasme umat yang hadir.

“Kami berharap semangat Dharma Bakti dalam Tahun Baru Saka 1946 ini dapat menjadi titik tolak untuk semakin mempererat persatuan dan menumbuhkan semangat pelayanan kepada sesama,” katanya.

Perayaan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Barsel, Yoga P Utomo, Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Hindu dari berbagai wilayah di Barsel.

Acara ditutup dengan pagelaran seni budaya Kaharingan dan persembahan ritual tolak bala sebagai simbol penyucian dan permohonan keselamatan bagi alam semesta. (am)

 

Pewarta: E.R. Sakdiah
Editor: Akhmad Madani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *