BNews, Buntok – Wakil Ketua II DPRD Barsel Rusinah Andelen mengatakan, setiap tahun penyerapan anggaran selalu sedikit diawal tahun dan menumpuk di akhir tahun.
Karena itu kedepan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) harus mencari solusi dalam penyerapan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barsel tahun anggaran 2026 mendatang.
“Sehingga penyerapan anggaran bisa lebih baik baik dari tahun-tahun sebelumnya dan jangan penyerapan anggaran itu selalu menumpuk di akhir tahun anggaran,” harap Rusinah Andelen, kepada wartawan, beberapa hari lalu.
Ketua DPD Partai Nasdem Barsel itu mengatakan, persentase penyerapan anggaran di triwulan pertama, kedua dan ketiga selalu sedikit dan kecil, lalu ketika di tri wulan keempat atau di bulan Desember penyerapan anggaran baru bisa maksimal 100 persen.
Lambatnya penyerapan anggaran setiap tahun tersebut, terkesan bahwa sejumlah kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Barsel, takut menggunakan anggaran itu, karena takut apabila salah dan harus berhadapan dengan pihak penegak hukum.
“Kami sangat berharap kedepan antara Pemerintah Kabupaten Barsel dan aparat penegak hukum di Barsel, bisa besenergi mencari solusi, agar anggaran yang di gunakan Pemerintah Kabupaten Barsel terutama SOPD Barsel tidak sampai melanggar hukum dan dapat sesuai target penyerapannya,”pintanya.(riz)







