Pemkab Barito Selatan

Pemkab Barsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

BaritoNews
432
×

Pemkab Barsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Sebarkan artikel ini

BNews, Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menetapkan status tanggap darurat banjir. Penetapan tersebut dilakukan setelah digelar rapat koordinasi antar Forkopimda dan SKPD terkait, terhadap banjir yang melanda Kabupaten Barito Selatan, Senin, 22 Januari 2024 di Aula Serbaguna Kantor Bupati setempat.

Rapat dipimpin oleh Bupati Pj. Bupati Barito Selatan H. Deddy Winarwan, dihadiri oleh Sekda Barito Selatan Eddy Purwanto, Kajari Barsel Yusuf Sumalung, yang mewakili Kapolres Barsel, yang mewakili Dandim 1012 Buntok, yang mewakili kepala Rutan Buntok, Kepala Bank Kalteng Cabang Buntok dan sejumlah kepala SKPD lingkup Kabupaten Barito Selatan serta dari BMKG Barito Selatan.

Pj. Bupati Barito Selatan H. Deddy Winarwan usai rapat kepada sejumlah wartawan mengatakan, secara teknis Sekda nanti akan menyampaikan beberapa desa dan berapa keluarga atau KK yang terdampak banjir di Kabupaten Barito Selatan.

Tadi malam sudah melakukan meninjau lokasi banjir di Jalan Kalimantan atau ruas jalan Palangkaraya-Buntok tepatnya di Desa Lembeng dan Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan, yang ketinggian air mencapai 1 M lebih di beberapa titik. Tadi malam juga sudah berkoordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Barito Selatan untuk mengatur lalu lintas supaya bisa lancar dengan memandu kendaraan melewati jalan tersebut.

“Hari ini kami memerintahkan Dinas PUPR Barsel untuk melakukan tindakan preventif supaya jalan tersebut tidak semakin rusak karena banjir. Kemudian hasil rapat tadi malam, kami bawa lagi ke rapat tadi pagi untuk membahas sikap kita bersama terhadap status banjir. Dan alhamdulillah seluruh Forkopimda sepakat, dari siaga banjir dinaikan menjadi tanggap darurat banjir. Status tanggap darurat banjir Ini mulai tanggal 22 Januari sampai dengan 4 Februari 2024 atau selama 14 hari. Tentu saja dengan status ini bantuan sosial segera bisa disalurkan”, ujar Pj. Bupati Barsel.

Ditambahkan H. Deddy, kemudian tadi malam sebelum status ini ditetapkan, kita juga sudah mulai melakukan tindakan-tindakan awal dengan mendirikan posko-posko pengungsian. Sesuai arahan kami posko-posko itu tidak hanya di kabupaten tapi juga di tingkat kecamatan, dengan yang bertugas adalah aparat TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, tenaga kesehatan dan unsur-unsur lainnya.

Kemudian kami juga memerintahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Jaraga Sasameh dan Dinas Kesehatan Barsel untuk menyiagakan semua Puskesmas di Barito Selatan termasuk tenaga kesehatannya, dokter dan perawat serta bidan, supaya terus melaksanakan pelayanan kesehatan medis kepada warga yang terdampak bencana banjir.

Selanjutnya ujar H. Deddy, kepada Kepala Dinas Pendidikan Barsel juga saya perintahkan segera melaksanakan program belajar dari rumah bagi sekolah-sekolah yang terendam banjir

“Khusus kepada Camat, Kepala Desa dan Lurah, saya minta untuk standby di wilayah masing-masing. Apabila ada hal-hal yang perlu dilaporkan ke Kabupaten untuk segera melaporkan, agar segera ditindaklanjuti. Sekarang ini kita bersama dengan rekan-rekan Forkopimda dan jajaran untuk segera melakukan peninjauan banjir di beberapa di desa-desa yang terdampak banjir, untuk langsung mendistribusikan bantuan kepada warga kita yang terdampak banjir”, ujar Direktur Evaluasi Kinerja Bupati Kemendagri ini.

Kemudian ucapnya, kita sama-sama berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan yang maha kuasa agar bencana banjir ini disegerakan selesai, agar debit air kembali normal. Curah hujan juga kembali normal agar masyarakat kita kembali bisa beraktifitas.

Kepada Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Tanaman Pangan Barsel supaya mereka mendata dan terjun ke lapangan melihat kondisi yang ada dan apa langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menanggulanginya.

Sementara itu Sekda Barito Selatan Eddy Purwanto yang juga sekaligus ekspesio Kepala BPBD Barito Selatan mengatakan, dari data kami yang ada, sudah lebih dari 25 desa yang terdampak banjir. Dan hal itu kami pastikan kembali dengan kawan-kawan yang masih bekerja di lapangan dengan mengkroschek laporan camat yang ada. Sehingga dalam waktu dekat kami akan dapat mengetahui perkembangannya lebih lanjut. (rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *