BUNTOK (BNews) – Suasana Plaza Beringin, Buntok, mendadak lebih semarak. Deretan lapak kuliner tertata rapi, aroma aneka hidangan berbuka menyeruak di udara, sementara warga mulai berdatangan menjelang sore. Di tengah antusiasme itu, Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, secara resmi membuka Pasar Ramadhan 1447 Hijriah, Kamis (18/2).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Barsel Ideham bersama sejumlah anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah Ita Minarni, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Dusun Selatan.
Pengguntingan pita menjadi tanda dimulainya aktivitas pasar tahunan tersebut. Usai peresmian, Wakil Bupati meninjau lapak-lapak pedagang dan berdialog langsung dengan pelaku UMKM. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga.
Dalam sambutannya, Khristianto Yudha menegaskan bahwa Pasar Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap Pasar Ramadhan ini memberikan manfaat yang luas, baik bagi para pedagang maupun masyarakat yang mencari menu berbuka puasa. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM agar memiliki tempat berjualan yang layak, nyaman, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama 30 hari pelaksanaan, pasar tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pedagang sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih semarak dan penuh kebersamaan.
Wakil Bupati juga mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar.
“Kebersihan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pastikan area tetap tertata rapi dan bebas dari sampah makanan maupun minuman agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menginformasikan bahwa pada pertengahan bulan Ramadhan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) akan menggelar Pasar Penyeimbang di lokasi yang sama guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Barsel, Harminto, melaporkan bahwa Pasar Ramadhan tahun ini diikuti sebanyak 70 pedagang yang menempati lapak tanpa dipungut biaya. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ajang promosi dan peningkatan omzet bagi pelaku UMKM lokal.
“Alhamdulillah, tahun ini Pasar Ramadhan diikuti sebanyak 70 pedagang UMKM dan seluruh lapak kami fasilitasi tanpa dipungut biaya. Ini bentuk dukungan pemerintah daerah agar para pelaku usaha bisa lebih fokus berjualan dan meningkatkan pendapatan selama bulan Ramadhan,” ujar Harminto.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pedagang yang mengundurkan diri tanpa alasan jelas di tengah pelaksanaan tidak akan diprioritaskan untuk mengikuti kegiatan serupa pada tahun mendatang.
Pewarta: E.R. Sakdiah
Uploaded: Akhmad Madani







