Buntok – Anggota DPRD Barsel Rida Sri Ahlina mengharapkan, agar menjelang hari natal pada tanggal 25 Desember 2025 dan tahun baru 1 Januari 2026 yang akan datang, diharapkan perusahaan yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
Untuk dapat membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) natal dan tahun baru kepada karyawannya sebelum hari natal 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, sehingga bisa di gunakan karyawan.
“THR harusnya sudah diberikan paling lambat 7 hari atau (H-7) hari natal kepada karyawan, hal itu agar memberi keleluasaan bagi pekerja menikmatinya bersama keluarga,” ujar Rida Sri Ahlina, kepada kepada wartawan, beberapa hari lalu.
Politisi Partai Golkar Barsel itu juga meminta, agar perusahaan tidak melanggar ketentuan pembayaran THR, sebab apabila melanggar akan diancam dengan hukuman sesuai dengan ketentuan.
THR adalah hak pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan yang berupa uang atau bentuk lain.
Diharapkan kepada karyawan yang tidak diberikan THR oleh perusahaan dimana dirinya bekerja, diharapkan dapat menginformasikan kepada Pemerintah Daerah terutama Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Barsel.
Sehingga ketika ada karyawan yang tidak diberi THR oleh perusahaan, maka perusahaan bisa ditindak, walaupun hingga saat ini belum ada informasi perusahaan yang tidak memberi karyawan THR.(riz)







