Buntok — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Ideham, mengungkapkan bahwa seluruh anggota DPRD Barsel telah melaksanakan reses di enam titik di wilayah Kabupaten Barsel, guna menyerap aspirasi masyarakat. Disampaikan dalam wawancara di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Barsel, Senin (11/11).
Dari kegiatan reses tersebut, terungkap bahwa isu utama yang menjadi perhatian warga adalah kebutuhan infrastruktur dasar yang mendesak.
Dalam wawancara yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Barsel, Ideham mengungkapkan sejumlah masalah yang menjadi keluhan utama masyarakat, antara lain kebutuhan akan listrik, jaringan telekomunikasi yang masih terbatas, serta akses yang lebih baik dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
“Contoh yang cukup memprihatinkan adalah di Desa Tanjung Jawa. Di desa ini, Polindes (Pondok Bersalin Desa) yang berada di samping Balai Desa sudah hampir ambruk dan tampak tidak layak. Jika ada pejabat daerah yang datang ke sana, tentu ini akan menjadi sorotan,” ujar Ideham.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan usulan prioritas mengenai kebutuhan dasar lainnya, seperti kesehatan, pendidikan, serta akses listrik dan air bersih. Menurut Ideham, infrastruktur dasar ini sangat mendesak untuk segera ditingkatkan guna mendukung kesejahteraan masyarakat Barsel.
“Keluhan dan usulan masyarakat ini akan kami bahas lebih lanjut dengan instansi terkait, agar perbaikan infrastruktur dasar di Kabupaten Barsel dapat segera direalisasikan,” ungkapnya.
DPRD Barsel berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar mendapat perhatian serius dari pemerintah dan mendukung pembangunan daerah yang lebih baik. Dengan adanya peningkatan infrastruktur dasar, diharapkan kebutuhan mendasar masyarakat Barsel dapat terpenuhi demi kesejahteraan bersama. (E.R Sakdiah)







